Mengenang Surani

Sekitar seratus lelaki berkumpul di rumah duka. Mereka tumpah ruah. Bahkan ada yang duduk di dekat kandang –sapi, kambing, dan ayam. Kami datang saat tahlil hendak dimulai. Tentu kami terkejut, di dusun seperti Kedaton kecamatan Panti kabupaten Jember ini, orang-orang berkumpul untuk melaksanakan doa bersama.

Oleh seorang lelaki muda bersarung dan berpeci putih, kami diantar ke ruang belakang. Kami duduk di sudut. Dari sini, dapat kami lihat para perempuan saling bekerjasama mempersiapkan nasi rawon untuk orang-orang yang hadir. Itulah pemandangan yang terekam oleh mata dan hati kami, tentang orang-orang yang berkumpul untuk mempersembahkan doa dan cinta kepada Almarhum Surani.

Syahdu.

Kemarin, ketika mentari hendak tenggelam, Surani masih riang bersih-bersih kandang bersama anak, menantu, dan cucunya. Itu yang saya dengar dari Yitno, putranya. Tak ada tanda-tanda jika ia sedang tidak enak badan. Benar-benar terlihat gembira.

“Jangan kemana-mana, sebentar lagi kamu akan kedatangan banyak tamu,” ujar Surani kepada anaknya.

Tak lama kemudian, menjelang maghrib, Surani memejamkan mata untuk selama-lamanya. Ia dimakamkan malam itu juga –3 Januari 2016– di halaman belakang rumahnya, diantara pohon-pohon kopi yang dulu ia tanam dengan tangannya sendiri. Kini bunga-bunga kopi itu menghias di atas gundukan makam tanpa nisan.

“Di hari-hari terakhirnya, Kakek sering menanyakan Anda. Mana anak yang biasanya menyampaikan salam dari keluarga Moch. Sroedji, kok sudah lama tidak ke sini?” Kami haru mendengarnya.

Surani. Lelaki yang dulu berjuang untuk kehidupan dan tanah airnya, yang menghabiskan sisa hidupnya untuk menemani muda-mudi desa belajar bela diri, yang mencintai hewan-hewan ternaknya, yang memperlakukan pohon-pohon kopi selembut ketika ia menyeruput wedang kopi dari biji yang ia olah sendiri, kini ia telah tiada.

Selamat jalan pejuang!

*Dokumentasi oleh Zuhana AZ, 6 Juli 2015

*Dusun Kedaton, 4 Januari 2016

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *